Model Iklan ACER dan Kayonna

Suatu tawaran menarik saya terima sewaktu saya masih aktif sebagai penyiar di Radio Geronimo FM sekitar tahun ‘90an (terus terang lupa nih persisnya..hehe.. ). Waktu itu Roy Suryo, yang membantu marketing Chika Computer, meminta saya menjalani photo session untuk iklan cetak produk ACER yang nota bene diageni oleh Chika Computer. Diilhami oleh film ”When Harry Met Sally” yang terkenal saat itu, maka judul iklannya adalah “When Acer met Ninda”..hehe..plesetan model Roy Suryo nih..

Yang membuat saya tertarik, iklan ini menggambarkan bahwa seperangkat komputer selalu membantu saya untuk dapat siaran dengan baik setiap harinya. Jadi benar-benar apa yang saya lakukan dan sangat alami.

So, pagi itu saya difoto Roy yang mengambil angle-angle menarik. Misalnya, dengan susah payah, dia naik ke atas kursi dan mengambil gambar dari arah atas belakang (kata Roy sih istilah fotografinya ’bird eye view’). Saya kemudian diminta menengok sambil tertawa.
Lihatlah hasilnya….


Ninda Model Iklan ACER

Ternyata jadi model itu nggak gampang ya, bisa-bisa terkilir leher segala…hahaha…


Pengalaman menarik lain adalah menjadi model kalender Kayonna–concept photo studio – (Artha Digital) tahun 2005. Kalender ini berjudul ”Faces of Jogja”, memuat 6 orang dan group yang dianggap telah membuat bangga nama Jogja di luar daerah, bahkan di luar negeri (Duuuh terimakasih ya saya dimasukkan dalam kategori ini. Merasa terhormat sekali…). Selain saya, ada Puri (model), Ramadhani (fashion designer), Butet Kartaredjasa (seniman), Budi Susanto (make-up artist & hair dresser), dan Es Nanas (band).

Setelah didandanin Mas Budi Susanto plus pakai baju koleksi Ramadhani (mereka juga model di kalender ini), maka sesi pemotretan berlangsung di studio dengan konsep parodi. Jadi saya seolah-olah siaran sambil baca buku, menelpon, atau sibuk kegiatan lain dan hanya memutar musik dari tape-kecil. Jelas itu nggak mungkin dong di dunia siaran yang sebenarnya. Tapi memang ini konsep yang unik dan menarik. Ramadhani pun difoto dengan konsep sekujur badan terikat oleh tali-pengukur di samping baju-baju koleksinya. Dan mas Budi Susanto tampak hanya separuh wajah dengan kepala dililit handuk. Lucu deh kesannya, nggak biasa, unik, dan segar.

 

 

Ada 4 komentar : “Model Iklan ACER dan Kayonna”

  1. untungnya ngga dipasang di baliho ya…
    bisa kedinginan dan susah turunnya….

  2. hehe…bagus juga kalau di tiang balio dipasangin tangga beneran dan sebotol minyak kayu putih ..(halah..terlalu kemana-mana ya imajinasinya..sok kreatif..hehehe..)

  3. mbak Nin pernah jadi model iklan? Iklan kan banyak di pasar Ngasem? :)))

  4. :) lagi seneng banget plesetan ya mas? Kalo ketemu mas Keliek dijadin buku nih..hehe..

Komentar