Pementasan Musik Leo Kristi
May 19th, 2008 0leh Ninda Jogja Kategori: Info & Uneg-uneg
Teman-teman, ada undangan dari komunitas pecinta lagu-lagu Leo Kristi. Dalam rangka memaknai satu abad kebangkitan bangsa, akan diselenggarakan pementasan musik Leo Kristi tanggal 20 Mei 2008 mendatang di Teater Studio Taman Ismail Marzuki Jakarta. Sekedar mengingatkan kembali, Leo Kristi adalah sosok yang konsisten menyenandungkan balada, semangat cinta bangsa, dan kisah rakyat. Kebanyakan lagu-lagunya berirama folk & country, yang didukung dengan lirik-lirik yang puitis. Untuk teman-teman yang ingin merasakan kembali gelora cinta bangsa, merasakan luapan rasa memiliki Indonesia saat memandang Merah-Putih, silahkan bergabung di pagelaran ini.
Kategori: Info & Uneg-uneg

Semangat Boedi Oetomo, sudah dirintis seabad lalu.
Mereka dari 1908 sampai 1945 merumuskan intelektualitas akademis dan intelektualitas moralitas menjadi sebuah kesatuan disiplin ilmu yang tak terpisahkan (INTEGRITAS) hingga akhirnya mampu melahirkan deklarasi pada tahun 1945 . Artinya 37 tahun mereka bersusah payah berjuang untuk bisa melahirkan adanya hari kemerdekaan tertanggal 17 Agustus 1945.
Hari ini setelah 63 tahun yang lalu , kita belum atau bahkan tidak meneruskan perjuangan tersebut ..selain hanya numpang hidup untuk menikmati hasil kemerdekaan . Yang secara falsafah hidup bisa disebut kita dijajah kembali. Penjajahan dengan beragam gaya dan cara…
Makasih mbak Ninda udah nyebarluasin konser Leo Kristi di blognya yang cantik. Konser diadain oleh Komunitas Pencinta Musik Leo Kristi untuk memperingati seabad Kebangkitan Nasional. Dana dipungut lewat saweran, pemain-pemain musik maupun backing vokal semua dari LKers, amatir semua. Pamflet dan undangan yang keren dibuat oleh LKers Jogja dan konser ini diadain di Teater Studio TIM secara prodeo alias gratis. Didepan pintu masuk Teater dipamerkan 4 lukisan karya Leo Kristi yang bergaya abstrak yang menunjukkan kebolehan mas Leo melukis (sayang nggak dijual).
Yang menakjubkan adalah performance Leo Kristi sendiri, diusia 59 tahun suaranya masih lantang dan jernih dengan stage act yang prima selama lebih dari 2 jam. Gaya clelekannya masih seperti dulu dan komunikatif dengan penonton.
Yang juga patut diacungi jempol adalah penampilan para LKers mendampingi Leo Kristi, meskipun mereka amatir semua tapi mainnya nggak amatiran, bravo!. Lagu-lagu Nyanyian Fajar, Burung Hantu, Maria, dll mengalir dengan mulus disambut hangat penonton yang memadati Teater Studio TIM.
O iya diawal konser ada penampilan Teater apa namanya saya lupa, anggotanya anak muda semua, dengan musikalisasi puisinya Umbu Landu Parangi dan Slamet Raharjo, bagus sekaliii!
All in all konser ini merupakan kerja keras dan kerjasama yang bagus dari para LKers untuk memperingati 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional!
Waduh, saya terlambat baca woro-woro ini, jadi tidak sempat ikut nonton Leo Kristi tanggal 20 Mei kemarin. Saya mengenal lagu-lagu Leo Kristi sejak tahun 78, dan menjadi pengagumnya hingga kaset volume ke 3 (Nyanyian Fajar, Nyanyian Pagi (?), Nyanyian Tanah Merdeka). Album ke 4 sudah tidak begitu selaras lagi di telinga saya, karena terlalu ’sulit’ didengarkan (agak-agak absurd, banyak alat musik tradisional yang ‘warna melodi’nya kurang cocok di telinga saya).
Album i, 2, 3 benar-benar asyik. Menumbuhkan rasa nasionalisme, kerakyatan, tapi banyak juga yang romantis. Waktu itu vokalis wanitanya masih Jilly dan Lita. Dimanakah alamat LKers di Yogya? Berkali-kali saya merekam ulang lagu-lagu Leo Kristi, tapi berkali-kali pula dipinjam dan akhirnya hilang tak tentu rimbanya.
Hehe…mbak Tuti terlalu baik hati sih soal pinjam meminjam…
Nanti saya tanyain Mas Jeihad ttg alamat LKers di Jogja. Atau mas Jeihad bisa jawab langsung ya…silahkan lho…
Sori Tuti, sampai saat ini nggak alamat contact person LKers Jogya. Nggak ada komisariat atau apapun karena memang bukan organisasi yang mapan.
Saya dikasih mas Leo 10 cd direkamin dari master tapenya, cuma beberapa rekamannya kurang bagus. Kalo Tuti mau pinjam bisa tak pijemin via Ninda saja.
Jilly bermukim di Belanda sedang Lita dulu tinggal lama di Balikpapan sekarang tinggal di Bogor jadi pengusaha. Lita sempet ikut nyanyi 1 lagu waktu konser tempo hari.
Have a joyful day!
dateng ke konser juga ya? dapet duduk gak?
Saya gak nonton mbak Ira, tapi mas Jeihad nonton tuh. Katanya sih banyak yang sengaja berdiri karena suasananya asik dan heroik banget. Salah satu fans Leo Kristi ya?
wah,
kubaru ngeh, ninda itu denger lagu leo kristi juga.
yo wis, salam wae. dion
Waduh…seneng banget rasanya “rumah” ini dikunjungi mas Sunardian yang tulisan-tulisannya luar biasa. Maturnuwun mas.
Yang nge-fans berat sama lagu-lagu Leo Kristi sebetulnya adalah mas Jeihad yang juga menjadi anggota komunitas pecinta Leo Kristi, dan beberapa kali singah juga di blog ini. Saya hanya “ketularan” sedikit..hehe..
Meski saya tidak nonton Leo Kristi di Jakarta, tetapi saya sudah dapat membayangkan penampilannya. Dan tentu lebih seru di masa-masa Volume 1 - 4 (Nyanyian Fajar, Nyanyian Malam, Nyanian Tanah Merdeka dan Nyanyian Cinta).
Memang benar kata Mbak TUTI nonKA, kalau setelah 3 album itu lagu-lagu mas Leo sudah sulit dipahami oleh orang (diatas ukuran) awam (hehehehehee). Sejak kelas 3 SMP (edisi Nyanyian Fajar di pentaskan) saya selalu berburu kemanapun Leo Kristi pentas.
Bahkan periode 1975 - 1985 saya punyai Kliping Leo Kristi setebal 5 Cm yang saya kumpulkan dari berbagai Surat Kabar, Majalah, Buletin dlsb. Tapi rasa frustasi mulai timbul saat Leo Kristi tidak lagi menelorkan album-album baru dan hanya album daur ulang saja. Karena Leo Kristi tidak mengeluarkan album baru yang (nota bene) akustik dengan pengayaan perkusi oleh mas Naniel, saya semakin tidak dapat memahami Leo Kristi. Dan ini membuat saya (dan seperti penggemar lain) mulai meninggalkan.
Perlu diketahui, saking CINTA nya kepada Leo Kristi, saya dan teman akrab saya (namanya HERU RACHMADI alias GROEW yang juga FANS BERAT Leo Kristi), memberi nama anak kami dengan nama yang ada dalam judul lagu : KATIA AMANDA; ISATANI.
Jadi, yaaahhh… Leo Kristi memang tetap akan abadi dalam diri keluarga kami. Setidaknya masih ada 3 kaset yang saya simpan sampai saat ini (Nyanyian Fajar, Nyanyian Malam dan Nyanian Cinta). Kalaupun saya tidak dapat nonton Konser Rakyat Leo Kristi, kami masih menikmati LAGU-LAGU KEHIDUPAN Leo Kristi lewat nama-nama anak-anak kami : KATIA AMANDA & ISATANI.
Salam Fajar, Jabat Tangan Erat-erat Saudaraku..
Echot
ketemu juga akhirnya di blok ini dengan mbak ninda dan teman-teman fans leo kristie, mas jeihad saya mau juga koleksi rekaman lagu-lagu leo kristie, meskipun saya sudah punya koleksi mp3 nya yang saya dapat dari temannya mbak tuti nonka, sudah sejak beberapa tahun yang lalu saya punya angan-angan ingin membawa mas leo kristie pentas di jogja…..hayo siapa yang bisa bantu ?
Nama anak saya : Amanda Katia Khairunnisa.
Kalau mau kontak Mas Leo untuk mengajak konser,
silahkan kontak ke assisten beliau Fierda ; 0819.31617913 atau ke mas Leo langsung : 0818.503380
bergabunglah bersama mailing list LKer di :
leokristi@yahoogroups.com
sleman lagi pas hujan, sejak jam 2 tadi.
mau nulis komputernya ketahuan kalau software counterfeiting. oh, bill gates, aku mencintaimu!
jadilah jalan-jalan ke mana.
ayo, bikinlah tv program yang bagus di yogya.
kamu pasti bisa lakukan itu.