Pengantar Buku Bisik-bisik Remaja - Mas Anggit
Pengantar buku oleh :
Anggit Nugroho
Konsultan komunikasi, mantan wartawan Bernas dan Solopos.
Seorang sahabat.
Sepanjang pengamatan saya, tak banyak orang yang mempunyai profesi dan aktivitas yang begitu kaya “warna” seperti Ninda Karisa. Awalnya, perempuan yang lebih senang dipanggil dengan nama aslinya, Ninda Nindiani ini, adalah seorang penyiar radio. Dia bergabung dengan PT Radio Geronimo FM Yogyakarta sejak tahun 1988. Karirnya sebagai broadcaster diikuti dengan kiprahnya di berbagai panggung sebagai MC (Master of Ceremony), juga sebagai presenter-lepas berbagai acara talkshow dan kuis di TVRI Stasiun Yogyakarta sejak 1991. Profilnya sebagai penyiar radio dan televisi pernah dimuat di berbagai media cetak, termasuk majalah FEMINA, JAKARTA-JAKARTA dan MATRA.
Aktivitas Ninda lainnya adalah sebagai pengelola event organizer KARISA Production bersama suaminya sejak 1994. Dia juga seorang pengajar dan mempunyai pengalaman sebagai praktisi cukup lama di bidang Public Relations. Profesi dan studi mengantarnya berkeliling ke berbagai kota di Tanah Air, juga ke Jepang, Australia dan Inggris.
Setelah merambah radio dan tv, Ninda yang alumnus Sastra Prancis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini mulai menjajal dunia tulis-menulis. Kebetulan profesinya yang lain waktu itu, sebagai PR Manager perusahaan real estate PT Bhumi Merapi Eratama, membuatnya terjun langsung dalam penerbitan media komunikasi perusahaan. Di situlah persinggungan kerja profesionalisme Ninda dengan saya. Selama sekitar dua tahun kami bekerjasama menggarap sebuah newsletter ”Merapi View News” yang berisi berbagai hal menarik tentang Jogja.
Sebagai wartawan yang sudah cukup lama menjalani kerja tulis-menulis, saya melihat ketekunan dan semangat belajarnya yang tinggi terhadap hal-hal baru yang diminatinya. Wajar kalau kemudian kemampuan menulisnya berkembang dengan pesat dari waktu ke waktu. Tercatat harian ”KR” dan ”Jawa Pos – Radar Jogja” pernah memuat tulisan-tulisannya.
Maka kalau sekarang Ninda meluncurkan buku bertajuk menggoda BISIK-BISIK REMAJA, ini seolah telah menggenapi media aktualisasi dirinya: dari radio, televisi, media cetak,dan buku. Bagi Ninda, buku semacam ini tentu bisa bermakna sebagai sebuah ”monumen”, pengingat akan kiprah yang selama ini telah dijalaninya, sekaligus ungkapan terimakasih untuk semua yang memberi arti dalam kehidupannya.
Saya kenal Ninda sejak lama ketika masih sama-sama berkuliah di Fakultas Sastra (sekarang Fakultas Ilmu Budaya) UGM, meski kami berbeda jurusan dan angkatan. Yang saya tahu, dia memang selalu tertarik dengan permasalahan remaja karena merasakan betapa ”sulit” masa remajanya dulu. Tidak pe-de, tingginya tekanan dalam pergaulan, dan ketidaktahuan tentang berbagai masalah remaja termasuk seksualitas, membuatnya selalu berempati pada remaja.
Concernya pada remaja juga tercurah dalam projek-akhir yang dikerjakannya ketika mengambil program Master sebagai salah satu penerima beasiswa Chevening Awards dari pemerintah Inggris. Program satu tahun ini ditempuhnya di University of Central England in Birmingham, Inggris, jurusan International Broadcast Journalism tahun 2002-2003. Projek junalistik dengan media on-line/internet tersebut membahas masalah remaja di Indonesia yang dibesutnya dalam tema-tema “pendidikan seks remaja”, “pernikahan dini”, ”dilema remaja hamil di luar nikah”, ”kontroversi klinik aborsi”, dan ”prostitusi remaja”.
Saya tidak berharap buku ini menjadi karya pertama dan terakhir Ninda, tetapi justru harus dijadikan pemicu semangat untuk lebih giat lagi melahirkan buku-buku berikutnya yang makin berbobot dan bermanfaat bagi masyarakat. Akhir kata, saya ucapkan selamat kepada Ninda atas buku perdananya ini, selamat berkarya terus.
Kategori: Bisik-bisik Remaja