July 17th, 2008 0leh Ninda Jogja Kategori:
Tips Sehat

Beberapa waktu lalu saya menjadi MC sekaligus moderator dalam acara Pocari Sweat Conference (PSC) di tiga kota yaitu Jogja, Semarang, dan Solo. PSC ini rutin tiap tahun diselenggarakan di beberapa kota di Indonesia oleh PT Amerta Indah Otsuka, produsen Pocari Sweat, dengan menghadirkan para dokter-ahli sebagai narasumber.
Terus terang saya makin getol minum setelah ikutan acara ini, soalnya jadi lebih ngerti pentingnya menjaga keseimbangan komposisi dan jumlah cairan tubuh supaya tetap dapat beraktivitas dengan optimal.
Salah satu bahasan menarik yang ingin saya bagikan disini adalah tips yang disampaikan oleh dr. Zaenal M Sofro, AIFM dari Fakultas Kedokteran UGM. Beliau adalah seorang dokter yang sangat berpengalaman mendampingi para atlet dan juga jemaah haji. Dokter Zaenal menginformasikan cara mudah mendeteksi kekurangan cairan tubuh, yaitu melalui warna (maaf) urin kita.
Intinya, kalau warna urin jernih, maka berarti tubuh kita tidak mengalami kekurangan cairan. Sedangkan kalau warna urin kuning pekat, maka itulah sinyal kita sudah dehidrasi dan perlu segera minum sebanyak mungkin.
Memangnya kenapa sih kalau kita kekurangan cairan tubuh? Wuuuiiih ternyata banyak akibat buruknya lho. Untuk mengingatkan nih, cairan tubuh memang terlibat dalam segala aktivitas tubuh, baik itu sirkulasi darah, sistem pencernaan, sistem reproduksi, sistem imunitas, sistem pernafasan, dan kerja otot-otot untuk pergerakan tubuh secara keseluruhan.
Nah, bisa dibayangkan kalau kita kekurangan cairan, maka akan bisa terjadi gangguan penyerapan oksigen, gangguan pencernaan, gangguan fungsi syaraf, berkurangnya elastisitas kulit sehingga cepat keriput dan kulit nggak bisa berfungsi dengan baik, penurunan fungsi otak dll.
Gejalanya? Pada tahap awal dehidrasi, kita merasa haus. Tapi kalau semakin parah, efeknya juga makin parah, seperti kehilangan nafsu makan, kehilangan keseimbangan, kesulitan menelan dll.
Kalau fungsi otak menurun itu bisa menyebabkan apa sih? Di tahap awal mungkin hanya gampang ngantuk, lemes-lemes, kurang atau susah konsentrasi. Tapi kalau lebih parah lagi, bisa terjadi koma. Maka buat yang sering ngantuk…hayoooo minum cepetan…jangan ditunda lagi.
Sebetulnya ”alarm” tubuh kita memberikan sinyal ”haus” saat kita kekurangan cairan. Tapi ternyata nggak semua orang merasakan itu lho. Salah satu peserta PSC di Jogja juga menanyakan hal tersebut ke dokter Zaenal, dia nggak pernah merasa haus meski hanya minum segelas air per hari. Akibatnya dia merasa nggak perlu minum banyak-banyak. Hmmmm…bahaya juga kalau ”alarm” kita nggak jalan ya.
Nah, semoga dengan chart di bawah ini kita bisa mendeteksi kekurangan cairan di tubuh kita meski belum merasa haus. Dokter Zaenal bahkan berpendapat, seharusnya di tiap toilet ada chart semacam ini, untuk mengingatkan kita akan kebutuhan tubuh yang sangat vital, yaitu cairan.

courtesy : Dr Zaenal M Sofro, AIFM, dan PT AIO
Saya setuju banget chart ini ada di toilet. Siapa lagi yang setuju? Siapa yang punya pengalaman kekurangan cairan? Silahkan tulis di sini ya. Dan jangan lupa, minum sambil nulis…hehe…
Kategori: Tips Sehat
Mbak, artikel ini aku tunjukin pacarku, habis dia susah banget kalau disuruh minum. Aku yang dibilang rese kek, yang alasan toilet jauh kek, yang katanya “eneg” aqua kek. Kaya’nya dia mau ngerti sekarang kalau aku paksa minum. Dan nurut ngecek warna urin.
Kalau nanti dia cepet keriput kan aku yang susah hahaha
hehe…syukurlah kalau artikel ini ada manfaatnya. Salam ya…
ni ku ngritingin jari sembari minum lo mba..hmm..kl ni ga perlu banyak komentar, cukup dilaksanakan aja..simple kan…hehehe
Betul mbak Ninda dehidrasi atau kekurangan cairan memang berdampak serius pada metabolisme pada tubuh dengan segala manifestasi gangguan pada berbagai organ tubuh. untuk lebih gampangnya setiap orang perhari dengan aktifitas biasa harus minum air dengan ukuran 30 cc/kg/hari, katakan Mbnak Ninda berat 50 Kg berari asupan minum 30 cc X 50 : 1500 cc atau lebih kurang 7 gelas air. tapi kalau dengan aktifitas berat memang asupan air harus lebih banyak dan direkomendasikan air yang mengandung elektrolyt tentunya untuk mengganti cairan elektrolyt tubuh yang keluar melalui keringat, Disini tidak sekedar dilaksanakan Mbak Tutik he he he
wah, kalo Tutik kuwi terbiasa minum cukup…sampai jatah minum temennya juga diminum..supaya kalo di jalan gak kehausan ehhehe.. jangan sampai kekurangan cairan [ tapi kalo berlebih juga gak baik lho Tut..]
Pak Heru, kemarin aku abis talkshow dgn produsen minuman, yg terbuat dari bahan alami, tanpa kafein, tanpa soda..dan mengandung vitamin dan mineral..
katanay krn bahannya alami dari kelapa muda, maka cepat diserap tubuh dan tidak ada yg terbuang krn sesuai dgn cairan tubuh..
Begitu kata sponsor..
He he he kalau tadi dikatakan oleh produsennya bahan dasarnya dari air kelapa muda…..he. he he gawat tenanan tentunya untuk orang-orang yang mengalami gangguan fungsi ginjal atau gagal ginjal karena kandungan kaliumnya yang sangat tinggi dan bila diminum orang yang mengalami gangguan fungsi ginjal atau sudah gagal ginjal bisa dipastikan games.
heheh, siap pak Heru!!!pokoknya statemen pak heru, tutik ndak berani nolak deh…hehehe
kelapa muda???jadi ingat, pernah ada berita orang yang meninggal karena konsumsi kelapa muda…krn beranggapan kelapa muda berkhasiat..konon akhirnya dia minum terus tuh selama bulan puasa…buat konsumsi wajib buka puasa kamsudnya…
tp bener koh ben, kalau sesuatu klo berlebihan nggak bagus..tapi ada yang nggak bener tuh, hehe, kyknya ndak pernah deh minta jatah minuman temen..(kl nggak kepepet..wekekekek..wah koh ben buka kartu terus hwahaha)
wah..bagus banget infonya mb…bener tuch mb nin…aqu juga sering bgt minum air putih…krn manfaatnya jg buanyak banget ternyata….